Pengertian VLAN, Virtual Local Area Network

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
pengertian vlan

Sekarang ini teknologi telah mengalami banyak perkembangan dan akan selalu berkembang dengan seiringnya zaman. Dengan teknologi yang terus berkembang, sistem jaringan dan networking akan terus mengalami pembaruan fungsi. Salah satunya adalah fitur VLAN atau Virtual Local Area Network.

Kehadiran VLAN ini sangan membantu manusia dalam melakukan manajemen kontrol terhadap lalu lintas traffic data dan bereaksi lebih cepat ketika melakukan relokasi.

Dibandingkan LAN, jaringan virtual ini mampu memberikan fleksibilitas tinggi untuk menunjang proses adaptasi karena administrasi yang sudah disederhanakan.

Pengertian VLAN

VLAN atau Virtual Local Area Network adalah sekumpulan perangkat yang ada dalam satu atau lebih jaringan lokal dan dikonfigurasikan oleh perangkat lunak sehingga dapat saling bertukar data seolah-olah berada dalam saluran yang sama.

VLAN sebenaranya adalah jaringan yang berada dalam Local Area Network (LAN) sehingga dalam satu jaringan LAN bisa terdiri lebih dari satu jaringan VLAN. Hal ini mampu memberikan keuntungan perangkat berpindah tidak memerlukan setup jaringan lagi.

Fungsi VLAN

Setelah mempelajari tentang pengertian VLAN sekarang kita akan mempelajari tentang Fungsi dari VLAN itu sendiri. Umumnya VLAN memiliki fungsi sebagai pengubah jaringan fisik seperti kabel menjadi sebuah jalur jaringan Virtual, tapi masih dalam 1 perangkat yang sama.

Awamnya VLAN ini dapat mengubah 1 jalur kabel dan mengisi 1 jalur kabel tersebut menjadi beberapa bagian jaringan, biasanya hal ini dilakukan untuk membagi 1 jalur ini menjadi beberapa fungsi bergantung dengan kebutuhan dan VLAN ini biasanya dikonfigurasi pada router mikrotik ataupun cisco.

Manfaat Menggunakan VLAN

VLAN memiliki beberapa fungsi penting dalam jaringan. Beberapa fungsiny akan kita ulas dibawah ini :

1. Efisiensi Biaya

VLAN berfungsi untuk meningkatkan performa jaringan, sehingga lalu lintas data akan terjadi dengan efisien. VLAN cukup menggunakan switch tanpa harus menggunakan router, sehingga lebih mudah dalam penggunaannya. VLAN dapat mengurangi kebutuhan pengiriman broadcast ke tujuan yang tidak perlu. Secara spesifik VLAN dapat mengirim ke pengguna yang dibutuhkan saja sehingga sangat efisiensi biaya dan waktu.

 

2. Menambah Keamanan

LAN atau Local Area Network merupakan sebuah jaringan private yang tidak bisa diakses oleh sembarangan user. Setiap akses data harus mendapat permission atau izin dari administrator jaringan.

VLAN sendiri konsepnya hampir sama seperti LAN konvensional tetapi kini sudah bersifat nirkabel sehingga bisa diakses dari mana saja. VLAN dapat bermanfaat membatasi akses ke berbagai data sensitif sehingga mengurangi potensi penyalahgunaan akses dari orang tidak bertanggung jawab.

 

3. Peningkatan Kinerja

VLAN dapat membuat layer data 2 jaringan menjadi beberapa grup kerja logis guna mengurangi beban traffic pada jaringan. Hal ini bertujuan untuk memisahkan antara jaringan non esensial dan jaringan penting sehingga performanya semakin optimal.

 

4. Memudahkan Administrasi

Dengan adanya VLAN maka proses administrasi menjadi sangat sederhana dan mudah. Sebuah komputer server tidak perlu lagi datang langsung ke area komputer server untuk masuk ke jaringan. Semua komputer bisa terkoneksi dengan server dari tempat lain. Keberadaan komputer server memudahkan administrator untuk melakukan pengaturan dan pemantauan terhadap jaringan agar lebih aman.

 

5 Jenis VLAN yang Sering Digunakan

Baiklah dibawah ini adalah jenis VLAN yang sering digunakan pada Infrastruktur Jaringan, jenis-jenis ini bisa digunakan sesuai kebutuhan.

1. Default VLAN

Konfigurasi sejak saklar pertama kali dinyalakan dinamai dengan default VLAN. Jenis VLAN ini masih standar dengan semua port switch yang tersedia dan terhubung dalam fungsi dasar.

 

2. Data VLAN

Jenis VLAN ini berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data yang terjadi dalam sebuah jaringan VLAN.

 

3. Native VLAN

VLAN ini bisa melalui trunking port tanpa perlu tag VLAN. Pada dasarnya semua paket yang melewati trunking port harus mempunyai tag VLAN, kalau tidak ada tag VLAN maka paket tersebut dianggap sebagi Native VLAN.

 

4. Voice VLAN

Voice VLAN adalah jaringan yang sudah mendukung layanan VoIP dan sudah dirancang khusus untuk menunjang kebutuhan komunikasi berbasis suara.

 

5. Management VLAN

Manangement VLAN adalah sistem jaringan VLAN yang dikonfigurasikan untuk kebutuhan saklar management.

 

Kesimpulan

VLAN memiliki fungsi sebagai pengubah 1 jalur jaringan menjadi beberapa jaringan virtual yang memiliki fungsi yang berbeda-beda sesuai kebutuhan. Tentu saja VLAN sangat bermanfaat karena dapat meminimalisir biaya pemasangan jaringan dan dapat menambahkan keamanan pada jaringan kita. Bagaimana dengan membaca artikel tentang pengertian VLAN apakah Anda berminat untuk menggunakan metode VLAN pada jaringan Anda?

Artikel Lainnya

Mau Konsultasi?

Kami telah melayani berbagai jenis pekerjaan di berbagai kota di Indonesia, 
tim kami siap untuk membantu memberikan solusi setiap permasalahan IT anda.