Mail Server: Pengertian, Protokol, dan Cara Kerjanya

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Teknologi zaman sekarang memang lah sangat maju, contoh simple saja saat kita mengirim pesan, dulu kita semua mengirim pesan dengan surat menyurat. Dengan teknologi yang ada saat ini, kita bisa menggunakan surel/gmail. Yang hanya dengan satu klik saja, Anda sudah bisa mengirim surel/ gmail kemana saja dan kapan saja. Namun, apakah Anda pernah bertanya-tanya bagaimana cara surel/gmail anda bisa diterima penerima? 

Proses pengiriman surel/email memang terlihat cukup simpel dan cepat. Namun, sebenarnya, ada serangkaian proses yang harus dilalui email yang dikirim sebelum bisa sampai ke penerima. Semua proses ini terjadi pada mail server dan mail server digunakan pada pendistribusian email. Pada artikel kali ini, kami akan membahas lebih dalam tentang email server beserta fungsi dan cara kerjanya. Yuk langsung saja kita mulai!

Apa itu Mail Server?

Mail server adalah server yang bertugas mengirim dan menerima email. Meskipun terlihat simpel, sebenarnya prosesnya pengiriman email cukup kompleks. Email yang Anda kirim akan melewati serangkaian proses rumit di mail server untuk dapat sampai ke penerima. Mail server ini juga dikenal dengan nama lain yaitu Mail Transfer Agent

Secara sederhana Mail Server berfungsi sama seperti kantor pos. Namun, mail server juga bertugas untuk mengumpulkan, mengolah, dan mendistribusikan data dan informasi berbentuk email dari satu server ke server yang lainnya.

Secara umum, mail server mempunyai 3 komponen utama yaitu MUA, MTA, dan MDA. Berikut penjelasan singkat tentang setiap komponen dan perannya dalam pengiriman email Anda

1.MUA (Mail User Agent)

MUA adalah aplikasi yang digunakan untuk menyusun, mengirim, dan menerima email. MUA sendiri biasanya sering disebut dengan email reader atau pembaca email karena memang fungsi utama dari MUA itu sendiri adalah sebuah perintah dalam email yang dapat menerima dan mengirimkan email. Contoh dari MUA yaitu seperti Gmail, Yahoo, Outlook, dan yang lainnya.

2.MTA (Mail Transport Agent)

Program yang mempunyai tugas utama untuk menerima dan mengirim email antar komputer atau server. Namun ada juga beberapa tugas lain dari MTA, seperti menerima email, memberikan response ketika pesan gagal dikirimkan, memilih server untuk mengirim kan email.

MTA memiliki beberapa jenis yang sering digunakan:

  • Sendmail —sistem mail server yang banyak digunakan pada sistem operasi Unix / Linux.
  • Postfix —sistem mail server dengan pengembangan lebih lanjut dari Sendmail, dapat digunakan pada sistem operasi Unix/Linux atau Mac Os X.
  • Qmail —terkenal sebagai server teraman dalam sistem operasi mail server, digunakan oleh penyedia email populer seperti Yahoo dan Hotmail.

3.MDA (Mail Delivery Agent)

Mail delivery agent yang juga dikenal sebagai LDA (local delivery agent) adalah sebuah perangkat lunak yang bertugas untuk mengantarkan email dari MTA.

Protokol Mail Server

Mail server mengumpulkan, mengolah, dan mengirim data dalam bentuk email melalui 3 protokol standar: SMTP, IMAP, dan Pop3. 

1.Simple Mail Transfer Protocol (SMTP)

SMTP adalah protokol standar yang berfungsi untuk melakukan transmisi atau pengiriman email. Protokol ini akan berkomunikasi dengan server untuk mengirimkan email dari server lokal ke server email tujuan. Proses ini biasanya dilakukan oleh MTA (Mail Transfer Agent)

2.Internet Message Access (IMAP)

IMAP adalah protokol email yang memungkinkan Anda untuk mengakses email yang diterima dimanapun Anda berada asalkan ada jaringan internet. IMAP juga merupakan protokol 2 way synch yang memungkinkan Anda untuk menyinkronkan data antara beberapa devices yang menggunakan server yang sama. Protokol ini biasanya lebih direkomendasikan oleh layanan email populer seperti Gmail dan Yahoo.

3.Post Office Protocol (POP3)

Pop3 bisa dibilang sebagai protokol standar baru dalam penerimaan email. Protokol ini berbasis client server yang mengirimkan data dan informasi dari satu server ke email lokal yang ada pada perangkat komputer Anda.

Fungsi Mail Server

Fungsi mail server adalah sebagai program yang mengatur agar email dapat dikirim oleh pengirim email dan diterima oleh penerima email dengan aman, cepat, dan tanpa kendala. Fungsi Mail Server juga sebagai penerimaan, pengolahan, pengaturan, serta penyalur proses respon atas email-email yang masuk kedalam kotak masuk pesan.

Tujuan dari layanan dan program mail server itu sendiri adalah membuat jaringan dan koneksi transportasi email menjadi lebih aman, cepat, tanpa gangguan, dan lain sebagainya.

Cara Kerja Mail Server

Pada dasarnya cara kerja Mail Server adalah sending email (mengirim email) dan receiving email (menerima email). Namun, secara umum, cara kerja mail server akan terlihat seperti dibawah ini:

Sender -> User agent -> waiting list email -> MTA -> User mailbox -> User agent -> Receiver

Sender mengirim sebuah pesan, user agent akan menerima pesan tersebut dan memasukkannya ke dalam waiting list email. Selanjutnya, email penerima akan tersambung dengan protokol mail server dan berkomunikasi dengan MTA (Mail Transfer Agent) yang akan memberikan alamat email anda, alamat penerima, isi pesan dan lampiran.

Setelah mendapatkan isi pesan, MDA akan melanjutkan pesan ke alamat penerima. Setelah sukses melewati User Mailbox dan User Agent, Receiver akan menerima email anda.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Artikel Lainnya

Mau Konsultasi?

Kami telah melayani berbagai jenis pekerjaan di berbagai kota di Indonesia, 
tim kami siap untuk membantu memberikan solusi setiap permasalahan IT anda.